Pages - Menu

Rabu, 29 Mei 2013

Fakta Tentang Pendaratan Neil Amstrong di Bulan

Dulu, ketika banyak rumor kalau pendaratan di Bulan oleh Neil Armstrong itu tidak pernah ada, saya belum begitu yakin.
Begitu juga ketika seorang kawan bilang kalau Apollo XI didaratkan di Timur Tengah, makanya si Neil sayup-sayup dengar suara adzan pas mendarat disana, saya juga nggak percaya.
Ketika saya nonton Aerospace Museum di Washington DC — saya malah tambah yakin kalau pendaratan di Bulan benar-benar nyata.
Soalnya disitu digambarkan (foto-fotonya lengkap) pendaratan dilakukan sampai 4x! (antara 1969-1973).
Sekarang, kepercayaan saya berubah total. Di acara TV FOX-5 ditunjukkan fakta-fakta bagaimana “tipuan” super canggih itu banyak sekali kelemahan dan kengawurannya.

Misalnya:
- Dari gerakan para astronot dan kendaraan yang dipakai di Bulan,sama sekali tidak terlihat mereka berada di ruang hampa anti gravitasi (terlihat jelas setelah gerakannya dipercepat 2x dan 4x)
- Bendera Amerika yang berada di Bulan dalam foto terlihat berkibar- kibar (padahal di Bulan tidak ada atmosfer, kok bisa ada angin ?)
- Ada pakar Fisika yang mengatakan, sampai sekarang (dengan teknologi yang ada sekarang-pun!) dia tidak yakin manusia akan bisa bebas dari pengaruh radiasi di angkasa luar yang hampa udara itu. Material yang ada sekarang ‘belum’ menjamin bisa melindungi tubuh dari hal itu didukung kesaksian mantan awak SKYLAB Russia yang memberi alasan kenapa Russia tidak pernah mengirim awak ke angkasa luar di luar atmosfer).- Foto-foto NASA diuji oleh pakar fotografi ternyata merupakan foto palsu (banyak bukti-bukti yg dibuat-buat)
- Bayangan foto astronot/Apollo XI terlihat di banyak titik (spot) yang berarti memakai pencahayaan dari banyak sumber/angle, sementara sumber cahaya di Bulan seharusnya hanya dari arah Matahari (SUN).
- Yang lebih mengejutkan, ternyata banyak astronot yang dikorbankan (dibunuh) karena tahu terlalu banyak dan banyak omong (vocal). Detektif yang menyelidiki ini juga mati secara misterius dalam kecelakaan mobil, sementara bukti2 yang dikumpulkannya dalam koper hilang misterius sampai saat ini.

Simplenya begini:
Apa anda yakin dengan teknologi komputer — pakai program apa ya?– dan telekomunikasi saat itu (tahun 1969), sudah bisa begitu hebat mengontrol pendaratan langsung (live!) dari Bumi. Sementara ketika Apollo I yang gagal meluncur dan membunuh seluruh astronotnya, pernah gagal tes karena komunikasi ruang kontrol dan para astronot tidak “tersambung”.

0 komentar:

Poskan Komentar